Musuh Utama Menulis Adalah Halaman Kosong

itulah ungkapan singkat yang saya kutip dari blog timur angin,
Tapi begitulah tantangannya jika kita menjadi penulis, mungkin sering  ketika menulis masih sering membaca ulang karena takut salah ataupun masih dihantui oleh pikiran yang kemudian membuat jari kanan ingin memencet tombol :backspace", menghapus dan mengedit tulisan.

Anda tidak sendiri, saya juga demikian......

Saya menulis inipun kadang masing terbelenggu dengan hal diatas tapi coba saya lawan, membiasakan diri seperti yang diungkapkan Alm. Hernowo, bahwa untuk menjadi penulis pemula terlebih dahulu latihan fisik dulu, artinya disini alirkan bebas dulu pikiran kita apapun yang terlintas hantam saja, meskipun berantakan, jangan coa-coba melihat kembali ataupun memencet tombol "backspace" itu akan membuat pikiran kita terhambat dan menemui kebuntuan.


Pokoknya dipikiran kita hanya bagaimana halaman kosong ini bisa terisi minimal setengahnya, dengan kalimat-kalimat dan kata-kata meskipun tidak indah tapi kalau tiap hari dibiasakan, akan indah pada waktunya, tidak ada penulis yang tulisannya langsung bagus ia juga pasti berposes.

Olehhnya hantam saja,, tak perlu takut,,, dan usahakan ini harus ada progress... minimal satu minggu pertama latihan fisik dulu, minggu kedua tingkatkan, dengan membaca buku ataupun artikel singkat terlebih dahulu, atau nonton tontonan yang menarik semisal wawancara tokoh atau acara TV semacam Mata Najwa/ILC, ingat poin poin penting yang mereka paparkan, lalu gambungkan dengan pendapatmu, setelah tuliskan, meskipun mungkin ada kosakata kata berulang, abaikan dulu itu proses, paling tidak bisa dielaobaorasn antara pendapat dalam bacaan atau argumen tokoh dengan pendapat kita kemudian ditungkan dalam bentuk tulisan. step by step... lama kelamaan akan tertata dengan sendirinya nanti., dan harus konsisten, jangan ada jeda.

0 Comments:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung di blog ini, berkomentarlah dengan bijak, baik dan tidak spam.