Sepenggal Kisah Motor Cinta Laura dan Generasi Tangguh Koslet

(Penampakan Motor Cinta Laura)

Mungkin dibenak Para pembaca Blog yang budiman cuco, ganteng, cantik dan terhormat, ketika mendengar nama Cinta Laura, pasti kepikiran bahwa itu nama Artis yang identik kalau ngomong itu pake Ce Ce ...

"Cincaku Padamu Cak pernah Padam, Walupun gak ada ojek, naik becak, becek..becek.."
Oh,, Cherlalunya.mi.... 

Begitulah kura-kura..
Hehehe...

Ternyata bukan, Cinta Laura itu tak hanya nama Seorang artis yang katanya Papan atas dan naik daun Komba-komba... Hehehhehe.....

Di Kampung saya salah satu Daerah terpencil dikepulauan Kadatua - Buton Selatan, ada sebuah motor tua buntut Honda merk Supra X yang orang-orang dipulau itu menganggapnya "Motor Cinta Laura". Entahlah dari mana asal muasal penamaan motor tersebut, tapi ada salah satu sumber yang saya coba wawancara, beliau adalah Raja Pertama Koslet "Baginda Farlengke bin Manguntur" dan juga salah satu Buronan kasus Penyalagunaan anggaran La Buge (Budiono) pada Mega Proyek Pembangunan Wisma Atlet Walaidhi, berikut kutipan wawancaranya:

"Kenapa pak sampai dinamakan MOTOR CINTA LAURA, apa motif dari penamaan tersebut?" tanyaku

"inaee..... begitu saja ko tidak tau belaaa e,,,, ko liat dank namanya SUPRA kalo dalam panggilan sayang atau lembutnya orang Kadatua itu "LAURA" Contoh Akbar, panggilan sayangnya Balu, Harfan panggilan sayangnya Lafafa, Rusmin panggilannya Laimi, dan lain-lain.... 
Jawab si Raja Koslet

*Oh, ternyata Laura itu panggilan sayang/lembut dari SUPRA.... heheheheheh
 
Waktu saya SMP-SMA dizaman keemasan Dewi Persik dengan lagu Populernya Mimpi Basah Manis, Motor ini boleh dibilang motor yang paling gokil dan Gaul,  dulu motor ini yang selalu kami jadikan kendaraan kemanapun, mulai dari pacaran, ke acara joget,  petik kelapa dll, muatannyapun beragam kadang bonceng 3, kadang juga bonceng 4 dan bahkan bonceng 5.

Kini motor ini sudah tidak bisa jalan, rusak total dan telah menjadi bangkai. Meskipun kondisinya rusak, tapi dikalangan pemuda Kapoa Barat khususnya di Komunitas KOSLET, Motor CINTA LAURA ini sudah menjadi sebuah legenda, dan bagian dari kisah hidup mereka ketika selama menghabiskan masa remaja dan hidup di Pulau kecil Kadatua,  banyak kenangan-kenangan manis yang tak bisa dilupakan sepanjang masa. Tumbuh, berproses dan berkembangnya hingga menjadi pribadi tangguh dan berani menantang dunia rantau.

Kini sebagian dari mereka (Pemuda Koslet) tak lagi di Kampung, mereka berpencar diberbagai pelosok Nusantara, dan mencari kehidupan masing-masing ada yang masih berstatus sebagai mahasiswa, ada juga yang berprofesi sebagai nelayan, Honorer (Guru/Bidan/Perawat), karyawan Toko, Karyawan perusahan, Pegawai BUMN, Anggota TNI, POLRI dan bahkan Pengusaha Sukses.

Dan yang tersisa tinggal generasi baru, harapannya kelak mereka melanjutkan estafet yang diwarisi senior-seniornya, kebersamaan, kekompakan dan solidaritas tetap terjaga dan dipegang teguh.

*SEMOGA.....

0 Comments:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung di blog ini, berkomentarlah dengan bijak, baik dan tidak spam.