Sejak akses pada smartphone kian mudah dan paket data terbilang murah, beragam warganet melakukan ekspresi apa saja diruang maya, dari bermain game, mengupload momen sampai menjadi yutuber dadakan.
Seperti beberapa warganet kadatua misalnya, berbagai kegiatan di Kadatua serentak diupload dalam channel yutube, lalu linknya dibagikan diakun medsos, disertai caption "bantu subreker".
Meskipun terbilang monoton tanpa ide kreatif dan dominan konten lomba, hanya modal rekam, ubah thumbnail, lalu pasang judul klik bait, tapi setidaknya momen-momen dikampung tersebar, menjadi obat penawar rindu bagi warga dirantau untuk menyaksikan orang-orang terkasih terekam dalam video.
Selain itu fenomena menjamurnya para yutuber dadakan ini tergolong unik & snob, entah apa yang menjadi penyebabnya, padahal penggunaan smartphone dipulau ini sudah cukup lama. Tetapi fenomena ini baru muncul beberapa bulan belakangan.
Atau karena hobi copas, jika yang satu bikin yang lain juga bikin?
Seperti contoh-contoh sebelumnya program pengadaan koli-koli di Desa A dicopas desa B,C, dst.. juga desa A bikin Lapangan desa B juga bkin lapangan, dan kegiatan futsal kids didesa A, lalu muncul futsal cilik di desa B. Entahlah.. saya juga bingung.
Terlepas dari itu semua, paling tidak warganet kadatua keren... 👍👍👍




0 Comments:
Posting Komentar
Terima kasih sudah berkunjung di blog ini, berkomentarlah dengan bijak, baik dan tidak spam.