"Brrrrr...Brrrr.... Dingin sekali rasanya, meski sudah memakai selimut masih tembus hingga tulang-belulang. brrrrr...brrrrr,...."
Begitulah persaan yang saya alami sekarang. Bingung mau ngapain, maka terbesit dipikiran untuk menuliskannya di blog ini.
Memasuki pertengahan juni atau awal juli seperti biasa suhu di Kota Malang kian turun yang sebelumnya (bukan dibulan tersebut) kalau malam hari berkisar di angka 24 derajat, tapi malam ini tampilan suhu di HP saya mencapai 18 derajat, oleh BMKG Karangploso sebagaimana diberitakan di media menyebut bahwa ini pertanda memasuki musim kemarau. dan diperkirakan akan berlangsung hingga bulan agustus.
(Tampilan Suhu di Hp saya)
Kota ini memang selain terkenal dengan Kota Tujuan Pendidikan dan Wisata juga dikenal sebagai Kota dingin, karena lokasinya terletak didataran tinggi dan dikelilingi banyak gunung.
Udaranya memang sangat sejuk, tapi dikala memasuki bulan juni-juli, kesejukkan berubah menjadi gigil, apalagi diwaktu malam hari, sampai-sampai warga dan kalangan mahasiswa musim dingin ini dijuluki sebagai musim maba. Karena setiap memasuki tahun ajaran baru (penerimaan Maba) bertepan dengan turunnya suhu, maba dijemput dengan dingin. Menjadi kesan tersendiri bagi mahasiswa Kota Malang, bahwa ketika Malang berubah suhu, berarti siap-siap Kota ini akan kedatangan Maba.




sama ka di tempat ku juga digin banget. salam ka dari kota rembang kota garam
BalasHapusmampirjuga yaa ka. sobatit99.blogspot.com