Menulis Adalah Hobimu Bung?


Entahlah, sampai hari ini saya masih bingung hobi saya apa?
Membaca buku cepat bosen, suka baca itupun hanya sub yang menarik saja, tidak semua isi buku, olahraga males, musik, traveling juga sama bosan dan malas.

Hingga suatu hari, waktu mengikuti training MHMMD zaman kuliah S1 dulu sempat disuruh oleh trainer untuk mengisi kolom hobby di biodata. malah saya tanya ke teman yang kebetulan duduk disamping.

Apa yang harus diisi nih? tanyaku ia bertanya kembali, kesukaanmu apa? isi dengan itu!

Malah tambah bingung, apa ya, kayaknya tidak ada yang saya sukai, semua membosankan, 
eh tunggu dulu kayakya ada,suka tidur sore, jawabku. Teman saya tertawa lalu memukul pundak saya parah.....parah..... masa mau isi dengan itu, wkwkwkkwkwkwkkwkw

Asli memang urusan hobi nih benar-benar membingungkan, lalu teman saya kembali bertanya, kampungmu dimana, apa yang ada disana? saya jawab: Di Buton Selatan, tepatnya di pulau kadatua. dan ia menyarankan isi aja kolom hobi dibiodata dengan "berenang". Tanpa berpikir dan menanggapinya lagi, langsung saya tulis, meskipun berenang tidak terlalu saya sukai padahal saya anak pulau.

Begitulah sekelumit uneg-uneg saya dalam kebimbangan mencari kegemaran.

***

Nah semenjak mengenal dunia perbloggeran dan membaca tulisan para blogger seperti Yusran Darwaman, Agus Mulyadi (GusMul), saya tertarik dan terispirasi untuk mencoba merambah ke dunia mereka.

Tulisan mereka begitu ringan, meskipun kadang membahas hal-hal yang berat seperti politik ekonomi. seperti  tulisan GusMul misalnya bahasanya asli lucu dan bikin ketawa, tapi berisi dan satire. pembaca gampang menangkap maksudnya. begitupun juga dengan yusran darmawan diantara banyak tulisan di blognya selalu diselipkan kisah-kisah menarik seperti tulisan yang berjudul "Perempuan Vietnam di Sudut Malam" ia bercerita, bermula dari ajakan kawannya untuk minum kopi dikawasan mangga besar kemudian ia berjumpa dengan perempuan yang berprofesi sebagai PSK lalu menjadi sebuah tulisan yang kaya informasi sejarah.

Wah keren.... sayapun mencobanya, awal-awal memang kadang menemui jalan buntu, baru satu paragraf sudah stag, bingung, belum lagi pikiran yang menghatui, jangan sampai salah atau tulisan tidak ada pembacanya.

Ketika seperti itu saya baca lagi tulisan mereka dan sesekali membaca bukunya Hernowo Hasim, disitu saya seolah dicas kembali, bahwa jangan takut, setiap tulisan pasti ada pembacanya minimal diri sendiri dan menulis adalah membuang beban, apapun yang terlintas tuangkan.

Ya memang benar ketika memecahkan kebuntuan untuk mengalirkan tulisan, seolah perasaan ini legah, seperti selamat dari kejaran harimau. *hehehhe... Menantang, dan sayapun menikmati dan suka. Nampaknya dunia menulis ini mengasikkan.

Apakah ini yang dinamakan hobi?
Entah, saya akan coba terus dan asah.


0 Comments:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung di blog ini, berkomentarlah dengan bijak, baik dan tidak spam.