Pilkades Kapoa Barat: Memilih untuk Mencegah yang Buruk Berkuasa

Tahun 2019 Buton Selatan akan menggelar Pilkades serentak dibeberapa kecamatan, tak terkecuali di Kec. Kadatua, delapan desa yang akan turut meramaikan pagelaran pesta demokrasi ini dan dijadwalkan berlangsung pada bulan juni mendatang.

Di Desa Kapoa Barat, kemarin sudah menerima pendaftar yang siap mencalonkan diri, tercatat sudah 3 orang. Sembari menunggu hasil dan pengumuman verikasi berkas serta penetapan. Alangkah baiknya kita sebagai warga mulai mengumpulkan informasi terkait ketiga Calon tersebut.

(Ketiga Pendaftar Calon Kepala Desa Kapoa Barat, Sumber Foto: Ardin)

Memilih Calon Kepala Desa tentu harus berdasar pada prefrensi yang jelas dan rasional. Kita bisa melihat dari kualifikasi dan kapasitasnya, misal dari sudut pandang pendidikan, pengalaman, program, dan pergaulan sosialnya.

Kita bisa belajar dari yang lalu-lalu bahwa calon kades kita, kadang kualifikasi pendidikannya bagus tapi kurang pergaulan sosialnya, kadang juga sebaliknya dan bahkan minim pengalaman. Sehingga pada akhirnya berdampak pada perilaku yang curang seperti money politik, dll, sebagai upaya mereka dalam menggaet suara pemilih.


Tapi begitulah realitas kontestasi politik, dibutuhkan peran pengawas yang mampu mencegah & meminimalisir terjadinya perilaku demikian,  dan yang paling penting disini adalah rasionalitas pemilih, sebisa mungkin dipakai, untuk menimbang mana yang dianggap baik. Seperti yang di bilang Magniz Suseno bahwa:
"Pemilu bukan untuk memilih yang terbaik tetapi untuk mencegah yang buruk berkuasa"


Untuk itu saya ucapkan kepada ketiga Calon Kades Kapoa Barat yang baru daftar "Selamat berkontestasi, tetap dalam koridor hukum, dan selalu menjunjung akal sehat" juga kepada warga Desa Kapoa Barat "Selamat menyambut pesta demokrasi, pilihlah pemimpin sesuai kehendak nurani..."
SALAM DEMOKRASI...!!!

0 Comments:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung di blog ini, berkomentarlah dengan bijak, baik dan tidak spam.