Dari sekian banyak pilkades yang diadakan di Busel khususnya di Kadatua, di sebuah Desa yang memiliki situs peninggalan dan makam keramat itu yang menjadi sorotan saya, yakni Desa Lipu.
Tentu bukan karena situs dan makam keramat tersebut, tetapi figur yang akan berkontestasi. Mereka adalah anak-anak muda dengan ragam latar belakang mulai dari akademisi, aktivis, hingga penggiat sosial.
Sangat jarang perheletan demokrasi di jazirah Buton, khususnya jabatan eksekutif tingkat Kabupaten/Kota hingga desa diisi oleh anak muda apalagi punya latar belakang seperti diatas, saya melihat ini seolah ada secercah harapan.
Bagaimana tidak zaman yang begitu canggih dengan informasi sedemikian cepat ini, kalau tidak diisi oleh mereka yang memiliki potensi itu, tentu akan gagap dan berpengaruh pada kebijakan yang diambil ketika memimpin sebuah desa.
Sudah sering saya singgung dalam tulisan-tulisan saya sebelumnya, bagaimana para kades melakukan pemborosan dana tanpa nilai manfaat sama sekali, (Baca: sampan tanpa motor) belum lagi pemerintahan yang tidak partisipatif, cenderung asal dan formalitas.
Desa bukan perusahan pribadi yang dikelola semau gue, ia harus berbasis pada data dan partipasi.
Pengelolaan anggaran harus dibuka seluas-luasnya agar ada akses pada warga desa sehingga bisa dimonitor, ketika ada kejanggalan, warga bisa berpatisipasi, agar rel pemerintahan berada dijalur yang tepat. Kemudian kebijakan & program yang akan diambil harus berpijak pada data, potensi SDM bagaimana, potensi SDA seperti apa, lalu diformulasikan menjadi kebijakan, agar tepat guna & tepat sasaran.
Tentu kemampuan & karakter seperti ini (memiliki energi, cinta ilmu pengetahuan, up to date) yang harus dimiliki oleh figur pemimpin.
Olehnya itu kehadiran para figur Muda di Desa Lipu dengan berbagai macam latar belakang dan pengalamannya ini memberi energi dan harapan baru, tidak menutup kemungkinan jika potensi serta & pengalaman itu diterapkan dalam pemerintahan, saya yakin Desa Lipu akan maju, menjadi Role Model. Semoga!!!




0 Comments:
Posting Komentar
Terima kasih sudah berkunjung di blog ini, berkomentarlah dengan bijak, baik dan tidak spam.