Perasaan ini yang biasa menghantui kebanyakan orang apalagi objek yang ia kritik berhubungan atau sangat dekat. Kedekatan yang saya maksud disini adalah jika objek yang kita dikritik itu adalah keluarga yang notebene mempunyai jabatan penting misal pejabat publik, dan biasa berharap pekerjaan dari dia.
Takut tidak diberi pekerjaan. Takut akan berdampak pada keretakan hubungan keluarga, dll.
Jika demikian berarti kita sedang mengkultuskan dan menghamba padanya seolah-olah dia adalah sang Pemilik masa depan.
Padahal kan kita individu yang sama, sama-sama manusia diciptakan punya pikiran dan fisik untuk bisa berbuat atau menciptakan pekerjaan, hanya kebetulan aja dia jadi pejabat. Kita hanya warga biasa.
Tapi begitulah manusia, ada yang jadi penjilat, yang biasa meletakan tangan diselangkangannya jika bertemu pejabat dan tunduk serta yang keluar dari mulutnya hanya kalimat SIAP...SIAP.. ADA PERINTAH. Tapi ada juga yang rasional yang tahu menempatkan posisinya dimana ketika ia sebagai keluarga pejabat, silaturahmi tidak membahas urusan pekerjaan & warga negara memberi kritik jika ia salah.
Kamu tipe yang mana??




0 Comments:
Posting Komentar
Terima kasih sudah berkunjung di blog ini, berkomentarlah dengan bijak, baik dan tidak spam.